BERBEDA ANTARA MUSLIM DAN MU’MIN

Posted: Februari 8, 2013 in Uncategorized

EDISI 006

Cirebon,  8 Februari 2013

Pengasuh : Prof. Dr. KH Salim Badjri 

assalamuallaikum wr wb..

Al-Mu’minun

assalamuallaikum wr wb..

Tibanya bulan suci Ramadhan setahun sekali selama sebulan merupakan kasih sayang  Allah swt   kepada hambanya yang mengaku muslim. Karena isi dunia ini sebagian besar adalah  merupakan  ujian.Banyak muslim yang terjerumus menjadi fasik karena tidak mampu menghindarkan diri dari ujian keduniaan QS. 7:102 :

 

 

“ dan Kami idak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik”

Karenanya Allah hadirkan Ramadhan  untuk membentuk  muslim  yang  awam  menjadi   mu’min    agar mampu nerealisasikan semua ajaran Islam dan mampu mengatasi semua keburukan  dan  kefasikan.      Allah menyerunya dengan seruan hai orang-orang beriman QS. 2:183 :

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Setiap muslim yang ber iman meresponnya, sehingga iman tumbuh dan mampu   mengamalkan   semua  apa saja yang menjadi kendala dan ujian, dirubahnya menjadi amal2an yang bersifat Islami.

Dikala iman naik karena memenuhi seruan Allah di bulan Ramadhan, maka setiap mu’min ingin sebanyak mugkin melaksanakan berbagai ibadah, walaupun fisik terasa lemah, lapar dan dahaga. Semua perintah Allah dan Rasul mampu dilaksanakan, demikian pula semua  laranganNya dapat dijauhkannya. Inilah Hebatnya hikmah kandungan Ramadhan, Karenanya Allah mewajibkan shaum sejak umat terdahulu  sampai akhir zaman dengan sebutan  dalam ayatNya  2_1834.jpg “Diwajibkan atas mu berpuasa

Karenanya Nabi bersabda dalam sebuah hadits yang, diriwayatkan Oleh Imam Muslim:

“Setiap amal kebajikan manusia akan dilipat gandakan 10 kali lipat sampai 700, Allah berfirman : kecuali puasa, karena puasa adalah untukKu. Aku yang akan memberi pahala (tanpa batas) “

Demikain isi kandungan Ramadhan yang demikian hebatnya  mampu membentuk muslim yang awam dalam waktu  satu bulan langsung menjadi mu’min. Sehingga semua amal ibadah dapat ditekuninya dengan merasa ringan, suatu contoh: Shalat ‘Isya hampir di semua masjid biasanya  + 2 shaf walaupun to 4 rakaat tapi nampaknya berat,  setelah datangnya bulan Ramadhan padahal ada tambahan shalat tarawih Nampak masjid-masjid menjadi penuh, bahkan setelah itu siap tadarus lagi, juga malamnya bangun untuk sahur dan dilanjutkan untuk shalat shubuh  di masjid-masjid. Perlu dijelaskan disini perbedaan antara muslim dan mu’min. Pernah terjadi suatu peristiwa suatu kaum bani Asad di Madinah menyatakan diri di hadapan Rasulullah saw memeluk Islam dengan membaca dua kalimat syahadat, kemudian mreka berkata:      أمنّا

(Kami telah beriman) ditegur oleh Allah dengan turun ayat surat Al Hujarat ayat 14

…… 49_142.jpg49_143.jpg

 “Katakanlah: “Kamu belum beriman, tapi Katakanlah ‘kami telah Islam’, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu”

 

Bersambung…..

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s