MUSLIM YANG JARANG MENGKAJI AL QURAN AKAN MENJADI FASIK

Posted: Februari 8, 2013 in Uncategorized

EDISI 005

Cirebon,  8 Februari 2013

Pengasuh : Prof. Dr. KH Salim Badjri 

assalamuallaikum wr wb…

mempelajari-dan-mengajarkan-alqur-an Pada umumnya manusia muslim tumbuh dan dibesarkan dalam  lingkungan tradisi atau budaya, Kitab suci Al Qur’an diakuinya sebagai satu-satunya kitab sucinya yang dihormati dan di agungkan selalu disimpan diatas lemari sebagai jimat. Adakalanya sekali-kali dibaca, tetapi tidak dikaji, sehingga dalam hidup keseharian tidak diwarnai oleh Al Qur’an tak ubahnya dalam pola hidup sama dengan orang-orang non Islam yang tidak memahami batal haram. Muslim semacam ini digolongkan fasik karena sering melupakan peringatan ( isi Al Qur’an).

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka Itulah orang-orang yang fasik”. QS 59: 19

Sedangkan kitab suci Al Qur’an adalah Hudan (petunjuk), bagaimana jadi petunjuk kalau membaca tanpa terjemah. Sekian banyak umat Islam menganggap Islam itu hanya Shalat, Puasa, Zakat dan Haji, padahal Islam mengatur semua pola hidup harus Qur’ani (Islami), sehingga akan nampak sekali perbedaan dalam kehidupan muslim dan non Islam. Banyak umat Islam yang belum memahami tujuan ibadah, disamping untuk mendapatkan ridho Allah mampu merealisasikan hasil ibadah berupa amal shalih di tengah-tengah masyarakat QS. 103: 1-3.:

“Demi masa.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”. 

Maka setiap muslim yang belum mampu menampilkan amal-amal shalih yang merupakan realisasi dari keimanan seseorang muslim, berarti yang bersangkutan belum beriman. Menurut ayat tersebut diatas akan merugi hidup dunia akherat. Agar setiap muslim tidak merugi hidup dunia akhirat menurut surat Al Baqarah 208 sebagaimana pekan lalu telah dipaparkan, harus mangamalkan ajaran Islam dalam arti keseluruhan, kalau tidak berarti telah mengikuti langkah-langkah syaithan, sedangkan kata Allah hati-hati syaithan adalah musuhmu yang nyata. Memang manusia selama dua puluh empat jam tidak pernah sepi dari bujuk rayu syaithan melalui alat ria.

Jangan lagi dalam keadaan jaga, tidurpun ditunggu dan digarap, sekian banyak muslim bangun kesiangan meninggalkan shalat shubuh, walaupun tahu ancaman dosarnya sangat berat.

Gerakan syaithan untuk menghancurkan manusia muslim, bukan saja syaithan wujud jin, tetapi juga syaithan wujud manusia yang selalu membisik-bisikan yang indah-indah untuk memperdayakan manusia. Kalau saja setiap muslim tidak meningkatkan keimananya menjadi benar-benar beriman, pasti akan terkena garapan syaithan. Sekian banyak muslim yang dahulu setiap malam rajin membaca Al Qur’an untuk membentuk iman, sekarang berubah mengaji TV yang bisa merusak moral. Tanpa disadari rumah kita sekarang sering digunakan karaokean, joged-jogedan bahkan cumbu-cumbuan, cium-ciuman dan lain sebagainya melalui layar TV. Bagaimana malaikat rahmat akan masuk ke rumah kita?  Karenanya banyak keluarga muslim yang berkecukupan tapi tidak bahagia, bahkan terjadi berantakan rumah tangga.

QS. 6:112 :

“Dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaitan-syaitan  dari jenis manusia dan  jenis jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka hati-hati terhadap mereka yang suka mengada-ada”

Bersambung………..

( Prof. Dr. KH Salim Badjri )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s