ORANG MUNAFIQ BERSIFAT MATERIALISTIS DAN SOMBONG

Posted: Februari 15, 2013 in Uncategorized

EDISI 008

Pengasuh : Prof.Dr.H.Salim Bajri

munafik

Kalau kita sudah memahami perbedaan antara mslim dan mu’min berdasarkan surat Al-Hujarat ayat 14, berarti kita stagnan sebagai muslim yang awam, tetapi harus menjadi muslim yang beriman, karena muslim yang awam cenderung kearah kesesatan (kefasikan), tidak benar-benar minat menjadi muslim yang paripurna (mu’min). Untuk menjadi mu’min bukan hal yang sulit, bahkan sangat mudah, kuncinya ada pada niat nyatanya di bulan Romadhan, setiap muslim yang niat puasa dengan ikhlas mampu melaksanakan amal-amalan orang beriman sehingga syaithan sudah tidak bisa lagi menggarapnya, terasa semua ibadah dapat ditekuni dengan ringan. Setiap mu’min pasti mampu menghalau bujuk rayu syaithan dan membuat dirinya steril dari semua kemaksiatan maupun ajakan-ajakan upacara ibadah yang bersifat tradisi yang bukan perintah Allah dan Rasul. Tetapi syaithan selalu berusaha maksimal untuk menjerumuskan objeknya dari berbagai sisi, sehingga banyak manusia muslim yang belum beriman pandangannya diarahkan syaithan melakukan berbagai upacara ibadah dari luar Islam tujuannya sekedar untuk kesuksesan dunia, orang semacam ini akan merugi selamanya di akhirat kelak.

Allah swt berfirman dalam QS. 11 : 15-16 :

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka Balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan”

Sebahagian besar manusia tidak memahami maksud Allah memberi kehidupan di dunia tiada lain untuk menguji manusia, mana yang benar-benar beriman mendapatkan syurga di akhirat untuk Selama-lamanya, sebaliknya yang kafir, fasik dan munafiq di neraka jahannam untuk selama-lamanya pula.

Allah swt berfirman dalam QS. 9 : 68

“Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela’nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal”.

Berbahagialah seseorang yang telah menjadi muslim dan memahami perjalanan kehidupan dunia yang bersifat sementara tidak terkecoh dengan fitnah kehidupan dunia karena selalu berpegang teguh dengan bimbingan Al-Qur’an dan hadits yang shahih sehingga terselamatkan dari kefasikan dan kemunafikan, bahkan arahnya menuju iman dan taqwa untuk memperoleh ridho Allah dunia dan akhirat.

Allah swt berfirman dalam QS. 2 : 207

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya”.

Namun sebaliknya ada orang-orang yang sudah digolongkan muslim tetapi tidak memahami tentang Islam sehingga aqidah dan ibadahnya berjalan menurut akal dan selera, fitrah dan nuraninya tidak tumbuh, bahkan hawa nafsu mendominasinya, akhirnya bersikap egois dan sombong.

Allah swt berfirman dalam QS. 2 : 206

“Dan apabila dikatakan kepadanya: “Bertakwalah kepada Allah”, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya”.

Bersambung……………..

Ikuti KAJIAN TAFSIR HARI JUM’AT MALAM & SABTU PAGI di

MAJLIS TA’LIM “ASY-SYAFI’I”

Jl. Pekarungan Panjunan Cirebon Telp. (0231) 203854 HP. 082116222138

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s