Gerakan Syaithan Membuat Islam tidak murni

Posted: Maret 12, 2013 in Uncategorized

EDISI 015

Pengasuh: Prof. Dr. KH Salim Badjri 

assalamuallaikum wr wb…

bajriSetiap muslim mengetahui dan menyakini Agama Islam, adalah Agama Allah, yang menentukan apapun dalam Islam adalah Allah, berarti Islam sepenuhnya program Allah swt. Karenanya semua amalan dalam Islam, baik aqidah, ibadah, maupun muamalah, Allah tentukan dalilnya, kalau tidak, Allah perintahkan melalui hadits RasulNya. Tetapi hebatnya gerakan syaithan mampu mendorong manusia muslim disamping patuh kepada Allah dan Rasul, patuh pula kepada kehendak hawa nafsu, sehingga membuatnya Agama Allah Al Islam tidak lagi murni, bercampur ajaran produk2 manusia, bid’ah khurafat dan kemusyrikan. Hal semacam ini tak ubahnya orang membuat Agama diatas Agama Allah,  jelas Allah sangat  murka.

Allah swt Berfirman dalam QS.42:21 :

       أَم لَهُم شُرَكٰؤُا۟ شَرَعوا لَهُم مِنَ الدّينِ ما لَم يَأذَن بِهِ اللَّهُ ۚ وَلَولا كَلِمَةُ الفَصلِ لَقُضِىَ بَينَهُم ۗ وَإِنَّ الظّٰلِمينَ لَهُم عَذابٌ أَليمٌ

“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang lalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih.”

Karena Allah mempunyai rencana didalam progrmNya melalui Al Islam membentuk manusia menjadi beriman. Tetapi sebahagian besar manusia muslim menjadi fasik, karena menyalahi janji didalam melaksanakan ajaran agama Allah

Allah swt berfirman dalam QS. 7:102

وَما وَجَدنا لِأَكثَرِهِم مِن عَهدٍ ۖ وَإِن وَجَدنا أَكثَرَهُم لَفٰسِقينَ

“Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik”

Berdasarkan ayat tsb diatas, bahwa kebanyakan umat Islam menjadi fasik karena tidak menepati janji ikrarnya yg dijanjikan membaca tasyahud dalam shalat. Karena lebih cenderung merealisasikan kehendak hawa napsu. Sehingga ajakan Allah pun ditentang, lebih yakin mengikut pendapat nenek moyang, walaupun pendapat nenek moyang  datangnya dari syaithan yg menuju neraka jahanam.

Allah swt berfirman dalam QS. 31:21

    وَإِذا قيلَ لَهُمُ اتَّبِعوا ما أَنزَلَ اللَّهُ قالوا بَل نَتَّبِعُ ما وَجَدنا عَلَيهِ ءاباءَنا ۚ أَوَلَو كانَ الشَّيطٰنُ يَدعوهُم إِلىٰ عَذابِ السَّعيرِ

 “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “”Ikutilah apa yang diturunkan Allah””. Mereka menjawab: “”(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya””. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?”

Didalam ajaran agama Islam sudah sangat lengkap tercantum dalam al Qur’an 30 juz, ditambah lagi dengan hadits2 Nabi yang shahih, dijamin kebenaran dan akurasinya, Tidak perlu lagi mencari2 dan mengamalkan yang lain, selain dari Allah dan Rasul, menyebabkan menjadi fasik. Allah swt mengatur kelengkapan ajaran agama Islam selama 23 th dalam periode Makah dan Madinah, agar umat Islam bisa benar2 memahami dan mengamalkannya. Setelah itu turun ayat yg terakhir di akhir ayat 3 surat al Maidah, pada saat itu Nabi sedang berhaji, sehingga dinamakan hajjul wada, haji terkhir.

Allah swt berfirman dalam QS. 5:3.

 اليَومَ أَكمَلتُ لَكُم دينَكُم وَأَتمَمتُ عَلَيكُم نِعمَتى وَرَضيتُ لَكُمُ الإِسلٰمَ دينًا ۚ فَمَنِ اضطُرَّ فى مَخمَصَةٍ غَيرَ مُتَجانِفٍ لِإِثمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفورٌ رَحيمٌ…

 “..Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama (yang sempurna)  bagimu”. 

Dalam ayat ini cukup jelas, Islam adalah agama yg Allah turunkan sudah sempurna dan paripurna, tidak perlu lagi ditambah dan dikurangi. Kalau ada yang berani menambah lagi, berarti menganggap  Allah menurunkan agama Islam belum sempurna dan seolah2 manusia berhak menambahnya, merasa lebih pintar dari Allah. Hal semacam ini tiada lain hanya memenuhi kehendak hawa napsu yg didorong oleh syaithan. Syaithan menghendaki agar yang telah menjadi muslim berubah menjadi fasik. Dan Allah sangat murka kepada muslim yg berani menambah2 agama Allah, Allah berjanji akan menyiksanya dg kehinaan di dunia sebelum mati, dan menyiksa dg siksaan yg dahsyat setelah mati.

Allah swt berfirman dalam QS. 2: 85

 أَفَتُؤمِنونَ بِبَعضِ الكِتٰبِ وَتَكفُرونَ بِبَعضٍ ۚ فَما جَزاءُ مَن يَفعَلُ ذٰلِكَ مِنكُم إِلّا خِزىٌ فِى الحَيوٰةِ الدُّنيا ۖ وَيَومَ القِيٰمَةِ يُرَدّونَ إِلىٰ أَشَدِّ العَذابِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغٰفِلٍ عَمّا تَعمَلونَ

“Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian dari padamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.”

Ayat ini menjelaskan seorang muslim yg mengimani sebahagian ayat al Qur’an, shalat, puasa, zakat, haji, dengan menggunakan ayat al-Qur’an. Tetapi amal2an yang lainnya mengimani tentang bid’ah, khurafat dan kemusyrikan.  Seharusnya peyur dari al Qur’an  dan hadits yang shahih, seteril dari luar Islam. Karena yang namanya muslim, artinya menyerah total kepada Allah dan RasulNya, tidak kepada yg lainnya….

Bersambung………

Ikuti KAJIAN TAFSIRnya DI HARI JUM’AT MALAM & SABTU PAGI di

MAJLIS TA’LIM “ASY-SYAFI’I”

Jl. Pekarungan Panjunan Cirebon Telp. (0231) 203854 HP. 082116222138

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s