MUSLIM YANG BERSIFAT TAQLID BUTA MENYESAL DIAKHIRAT

Posted: April 12, 2013 in Uncategorized

EDISI 22

Oleh : Prof.DR.H.Salim Badjri

taqlid-buta

assalamuallaikum warrahmatullahi wabarakatuh….

Kalau memperhatikan firman Allah surat Al-A’raf ayat 102 sebagaimana yang telah dimuat pada edisi 020, kebanyakan manusia adalah fasik. Berarti hawa nafsu lebih dominan menguasai setiap diri manusia dari pada fitroh (nurani). Kedua unsur hawa nafsu dan fitrah (nurani) butuh masukan, tetapi yang banyak menerima masukan adalah hawa nafsu dari berbagai aktifitas keduniaan. Sedangkan fitroh (cikal bakal menjadi iman) masukannya perlu wahyu Ilahi, tapi jarang sekali manusia memberi masukan dengan mengkaji wahyu Ilahi (al-Qur’an). Akibatnya kiprah manusia selalu mengikuti dan patuh menurut kehendak hawa nafsu sehingga nampaknya tidak ada perbedaan tindakan dan perilaku antara orang yang fasik dengan kafir. Sama-sama tidak takut ancaman Allah, sehingga ada yang mengaku-ngaku menjadi orang pintar, mengetahui nasib seseorang, bahkan seolah-olah mengetahui nasib masa depannya seseorang. Jelas-jelas perbuatan semacam ini adalah perbuatan yang dimurkai Allah, kiranya tidak dicampur adukan dengan ke Islaman agama Allah yang suci. Karena masalah yang ghaib, jangan lagi manusia biasa, nabipun tidak mengetahuinya, hanya Allah saja.

Allah swt berfirman dalam  QS. Al-A’raf (7 : 188)

قُل لا أَملِكُ لِنَفسى نَفعًا وَلا ضَرًّا إِلّا ما شاءَ اللَّهُ ۚ وَلَو كُنتُ أَعلَمُ الغَيبَ لَاستَكثَرتُ مِنَ الخَيرِ وَما مَسَّنِىَ

السّوءُ ۚ إِن أَنا۠ إِلّا نَذيرٌ وَبَشيرٌ لِقَومٍ يُؤمِنونَ

 “Katakanlah hai Muhammad : “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. dan Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”.

Yang jelas nabi yang menerima wahyu dari langit tidak mengetahui yang ghaib, kecuali diberi tahu oleh Allah. Bagaimana kalau ada yang mengaku-ngaku mengetahui yang ghaib, berarti lebih hebat dari nabi. Kalau masih ada orang semacam ini, berarti orang itu menjadi kacungnya hawa nafsu dan sedang dininabobokan oleh syaithan. Karena perbuatan semacam itu tiada lain, hanya mengharapkan materi kehidupan dunia, tanpa memperhatikan resiko siksa di akhirat kelak. Kalau yang bersangkutan sadar dan tidak diperdaya oleh syaithan, pasti untuk memperoleh materi keduniaan, akan memilih yang lain, yang tidak mengandung resiko tinggi di akhirat, perbuatan semacam ini berarti berbuat dusta terhadap Allah

Allah swtt berfirman dalam Qs. Al-An’am (6:93)

وَمَن أَظلَمُ مِمَّنِ افتَرىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَو قالَ أوحِىَ إِلَىَّ وَلَم يوحَ إِلَيهِ شَيءٌ وَمَن قالَ سَأُنزِلُ مِثلَ ما أَنزَلَ

اللَّهُ ۗ وَلَو تَرىٰ إِذِ الظّٰلِمونَ فى غَمَرٰتِ المَوتِ وَالمَلٰئِكَةُ باسِطوا أَيديهِم أَخرِجوا أَنفُسَكُمُ ۖ اليَومَ تُجزَونَ

عَذابَ الهونِ بِما كُنتُم تَقولونَ عَلَى اللَّهِ غَيرَ الحَقِّ وَكُنتُم عَن ءايٰتِهِ تَستَكبِرونَ

 “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepada saya”, Padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” Alangkah dahsyatnya Sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang Para Malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya”.

Orang yang mengaku-ngaku mengetahui yang ghaib, dirinya merasa mendapat keistimewaan dari Allah, atau mendapat wahyu, pada hal perasaan semacam ini, tiada lain bisikan dari syaithan. Karenanya Allah sangat murka, dan Malaikat mautpun bertindak sadis, dikala mencabut nyawanya, karena yang bersangkutan telah berbuat dusta terhadap Allah, dan lupa akan peringatan Allah dalam Al-Qur’an. Yang jelas banyak manusia muslim yang berbuat semacam ini terjerumus menjadi fasik, karena tidak pernah mengkaji Al-qur’an. Bahkan banyak mempengaruhi pengikut (jamaahnya) seolah-olah akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka guru dan pengikutnya sama-sama menjadi musyrik diancam di neraka jahannam selama-lamanya. Allah SWT gambarkan dalam alqur’an, orang semacam ini akan dituntut oleh pengikutnya di akhirat.

Kata Allah dalam Qs. Al-Mu’min (40: 47-48-49-50) :

وَإِذ يَتَحاجّونَ فِى النّارِ فَيَقولُ الضُّعَفٰؤُا۟ لِلَّذينَ استَكبَروا إِنّا كُنّا لَكُم تَبَعًا فَهَل أَنتُم مُغنونَ عَنّا نَصيبًا مِنَ

النّارِ    ٤٧

 (47) “Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “”Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”””

قالَ الَّذينَ استَكبَروا إِنّا كُلٌّ فيها إِنَّ اللَّهَ قَد حَكَمَ بَينَ العِبادِ    ٤٨

 (48) “Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: “”Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba- (Nya)””.”

وَقالَ الَّذينَ فِى النّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادعوا رَبَّكُم يُخَفِّف عَنّا يَومًا مِنَ العَذابِ   ٤٩

 (49) “Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahanam: “”Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari””.”

قالوا أَوَلَم تَكُ تَأتيكُم رُسُلُكُم بِالبَيِّنٰتِ ۖ قالوا بَلىٰ ۚ قالوا فَادعوا ۗ وَما دُعٰؤُا۟ الكٰفِرينَ إِلّا فى ضَلٰلٍ   ٥٠

50) “Penjaga Jahanam berkata: “”Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?”” Mereka menjawab: “”Benar, sudah datang””. Penjaga-penjaga Jahanam berkata: “”Berdoalah kamu””. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.”

Bersambung……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s