INTIMIDASI PENJAJAH BELANDA MELEMAHKAN IMAN UMMAT ISLAM

Posted: April 28, 2013 in Uncategorized

EDISI          :  030

Pengasuh : Prof.DR.H.Salim Bajri

assalamuallaikum wr wb…..

ilustrasi-intimidasiPada umumnya sebahagian besar ummat Islam tidak menyadari, kalau penjajah Belanda mengadakan intimidasi tentang pemahaman ajaran Agama Islam. Penjajah Belanda membolehkan umat Islam ngaji di masjid-masjid atau surau-surau, tapi sekedar ngaji, tidak boleh mengkaji untuk memahami artinya, agar umat Islam setatis, pasrah nerima adanya keadaan semacam itu menjadi biasa, sampai sekarang umat Islam sekedar ngaji, tapi tidak mengkaji, karenanya sebahagian besar umat Islam awam dalam memahami ajaran Islam, dan tidak tumbuh iman. Memang sifat orang-orang kafir, selalu berusaha, agar umat Islam menjadi umat yang lemah, maka dibendung dari jalan Allah. Qs. Muhammad (47:1)

الَّذينَ كَفَروا وَصَدّوا عَن سَبيلِ اللَّهِ أَضَلَّ أَعمٰلَهُم

“Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka”..

Penjajah tahu benar, kalau umat Islam memahami arti al-Qur’an, pasti akan berontak karenanya mampu menjajah selama + 350 tahun. Senouck Hurgronye berpura-pura memeluk Islam, namanya diganti Abdul Ghafur bermukim di Mekah, mempelajari tentang Islam. Secara kebetulan ada seorang ulama besar bernama Syaekh Muhammad bin Abdul Wahab sedang mengajak umat Islam kembali kepada al-Qur’an dan al-Hadits, secara otomatis kalau isi al-Qur’an dan Hadits diungkap akan memberantas bid’ah, khurafat dan kemusyrikan. Senouck Hurgronye menganggap ajaran ini membahayakan penjajahan di Indonesia, maka ia segera kembali ke Indonesia, mengisukan awas ada ajaran yang membahayakan yang bernama Wahabi. Isu ini dilanjutan sampai sekarang, kalau ada muslim yang kembali kepada al-Qur’an dan Hadits, diberi predikat Wahabi. Orang yang diberi predikat Wahabi harus merasa bangga, Karena sudah diakui seteril dari bid’ah, khurafat, dan kemusyrikan. Mudah-mudahan itu merupakan do’a untuk menjadi ahli surga, karena sepenuhnya telah mengikuti ajaran Allah dalam al-Qur’an dan ajaran Rasul dalam Hadits yang shahih, murni tidak ada lagi tambahan-tambahan dari otak-otak manusia. Muslim yang benar-benar patuh kepada Allah dan Rasul, dan tidak menambah-nambah lagi ajaran Agama Allah, ruhnya akan diberi kenikmatan bersama ruh para Nabi dll. Qs. An Nisa (4:69).

وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسولَ فَأُولٰئِكَ مَعَ الَّذينَ أَنعَمَ اللَّهُ عَلَيهِم مِنَ النَّبِيّۦنَ وَالصِّدّيقينَ وَالشُّهَداءِ وَالصّٰلِحينَ ۚ وَحَسُنَ أُولٰئِكَ

رَفيقًا

“Dan Barangsiapa yang mentaati Allah (al-Qur’an) dan RasulNya (Hadits yang shaih), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya”.

Kalau memperhatikan ayat tersebut diatas, Allah swt akan memberikan kenikmatan bersama kenikmatan ruh-ruh para Nabi (surga) kepada orang-orang beriman yang hanya patuh kepada Allah dan RasulNya. Karena Islam, mutlak perogram Allah swt, dan untuk melaksanakan perogramNya, Allah hanya memperintahkan RasulNya saja, Nabi Muhammad saw, tidak kepada yang lainnya. Karenanya ulama sebesar apapun kalau akan menjelaskan al-Islam, harus mengambil rujukannya dari Allah (al-Qur’an) dan Rasul (al-Hadits yang shahih). Kalau tidak ada rujukan dari kedua ini, bukan ajaran Islam, itulah yang sering dikatakan bid’ah khurafat dan kemusyrikan. Jadi setiap muslim yang mengamalkan, amalan-amalan ke Islaman yang bukan dari Allah dan Rasul tertolak dan hukumnya berdosa, Allah murka, karena hambaNya telah berani mengacak-acak perogram Allah swt yang maha tahu, berarti pula telah berbuat dusta kepada Allah, dan zalim. Qs. Al A’raf (7:3-4-5).

اتَّبِعوا ما أُنزِلَ إِلَيكُم مِن رَبِّكُم وَلا تَتَّبِعوا مِن دونِهِ أَولِياءَ ۗ قَليلًا ما تَذَكَّرونَ ﴿٣﴾ وَكَم مِن قَريَةٍ أَهلَكنٰها فَجاءَها بَأسُنا بَيٰتًا

(أَو هُم قائِلونَ ﴿٤﴾ فَما كانَ دَعوىٰهُم إِذ جاءَهُم بَأسُنا إِلّا أَن قالوا إِنّا كُنّا ظٰلِمينَ   (٥

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (al-Qur’an) dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan: “Sesungguhnya Kami adalah orang-orang yang zalim”.

Semua kaum muslimin yakin, ajaran Islam hanya dari dua sumber al-Qur’an dan al-Hadits, mengapa akhirnya banyak penyimpangan, ini tiada lain akibat sebahagian besar dunia Islam dijajah oleh dunia barat yang kafir, terjadi intimidasi. Sehingga umat Islam melaksanakan ajaran Islam apa adanya, ada yang dari tradisi sisa-sisa agama terdahulu, ada yang dari selera hawa nafsu dll. Akhirnya tumbuhlah berbagai upacara ibadah di tengah-tengah umat Islam yang tidak tahu dalil asal usulnya, mari sama-sama kita mengadakan seleksi, sebelum malaikat Izroil menjemput kita, kalau itu benar bisa dilanjutkan terus, asalkan kita sama-sama telah mendapatkan dalilnya dari al-Qur’an atau Hadits yang shahih, karena itu ibadah, semua ibadah harus berdalil. Menurut ilmu ushulul Fiqhi:

الأصل في العبادة ممنوع حتى يكون الدليل على الأمر

 “Pada dasarnya ibadah dilarang , kecuali ada dalil yang memerintahkan kearah itu”.

 

Bersambung ……

Ikuti KAJIAN TAFSIRnya DI HARI JUM’AT MALAM & SABTU PAGI di

MAJLIS TA’LIM “ASY-SYAFI’I”

Jl. Pekarungan Panjunan Cirebon Telp. (0231) 203854 HP. 082116222138

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s